Halo teman-teman semua!

Pada akhir tahun ini bidang Material science akan dijadikan sekali lagi sebagai topik seminar keilmuan. Pemateri pertama adalah Riza Iskandar, postdoctoral di Central Facility for Elektron Microscopy (GFE) RWTH Aachen serta Ernst Ruska-centre (ER-C) for Microscopy and Spectroscopy with Electrons Research Centre Jülich. Beliau akan mengangkat tema Dari Nano Menuju Pico: TEM Sebagai Pintu Masuk Dunia Struktur Atom.

Atom adalah “materi terkecil” pembentuk bahan-bahan di sekitar kita. Di dalam dunia industri sekarang, metode-metode yang memungkinkan untuk mengontrol proses sintesa material pada tingkat atom menjadi sesuatu yang sangat penting. Tingkat efisiensi dari pesawat terbang misalnya, bisa di tingkatkan melalui modifikasi dari material pada baling-baling turbin dengan menyisipkan fasa tambahan pada material utamanya. Atau pembuatan sel surya generasi baru yang terbentuk dengan mendesain atom-atom oksigen selapis demi selapis diantara atom-atom silikon yang akan meningkatkan efisiensi dari sel surya itu sendiri.

Untuk mengetahui secara tepat dan akurat dari material yang dibuat dan seberapa baik kualitas material yang dihasilkan, teknologi pembuatan material ini harus di lengkapi dengan keberadaan alat serta teknik untuk dapat menganalisa material tersebut hingga pada skala atomnya. Mikroskop elektron, khususnya Transmission Electron Microscope atau TEM menjadi alat yang sangat penting untuk kebutuhan tersebut. Dengan TEM, struktur material dan juga cacat yang terdapat di dalamnya bisa dicitrakan atau ditampilkan hingga ke ukuran atom pembentuknya. Dengan TEM, juga dapat dibedakan atom besi dan atom kromium sebagai unsur utama pembentuk baja tahan karat (stainless steel).

Dalam seminar keilmuan kali ini, Riza Iskandar akan mempaparkan konsep keilmuan untuk Transmission Electron microscopy serta kegunaannya dalam riset material dan juga aplikasinya dalam dunia industri saat ini.

Pemateri kedua adalah Fadil Rohman, mahasiswa S3 di Central Facility for Elektron Microscopy (GFE), Institut yang sama dengan pemateri sebelumnya. Beliau akan membahas temanya yaitu Melihat Baterai Ion Litium Lebih Dalam Menggunakan Mikroskop Elektron.

Saat ini, baterai ion litium sudah menjadi perangkat penyimpan energi utama untuk berbagai aplikasi seperti handphone, laptop, jam, tablet, sepeda listrik hingga mobil listrik. Berbagai aplikasi tersebut, kebutuhan baterainya bergantung kepada performa baterai itu sendiri antara lain kapasitas energi dan daya yang disimpan, durasi pemakaian, serta keamanan saat pemakaian atau proses pengisian (charging) dan pemakaian (discharging). Dalam proses produksi bahan baterai, kita perlu memperhatikan adanya peningkatan performa baterai. Untuk meningkatkan kapasitas energi dan daya misalnya, maka diperlukan bahan-bahan katoda dan anoda yang dapat menyimpan ion lithium lebih banyak, memiliki tegangan yang tinggi (untuk katoda) dan rendah (untuk anoda), akan tetapi dengan tidak menimbulkan efek seperti kerusakan pada cell baterai, kerusakan pada elektroda, hubungan singkat antar elektroda (tidak aman) serta efek-efek instrinsik lain yang dapat menimbulkan penurunan performa baterai.

Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan instrumen untuk menganalisa serta mengevaluasi bahan dan elektroda yang diproduksi sebelum menjadi baterai. Salah satu alat untuk menganalisanya yaitu dengan menggunakan mikroskop elektron. Dengan menggunakan alat ini, bahan baterai yang diproduksi dapat diketahui antara lain ukuran dan bentuk partikelnya, komposisi unsur kimianya, ketebalan serta kualitas lapisan elektroda yang dibuatnya, hingga struktur atom pembentuknya. Selain itu, dengan alat ini juga kita dapat menganalisa dan mengevaluasi bila ada penurunan kapasitas baterai sehingga dapat diketahui faktor penyebab penurunan performa baterainya.

Dalam seminar keilmuan kali ini, Fadil Rohman akan memperkenalkan penggunaan mikroskop elektron untuk melihat komponen penyusun baterai ion lithium lebih dalam hingga struktur atom pembentuknya.

Profil singkat dari kedua pemateri bisa dilihat disini: Profil-Singkat

Disini adalah salah satu kesempatan untuk mendapatkan ilmu di luar bidang kalian. Selain itu, dari Seminar ini para peserta bisa mendapatkan Sertifikat, dengan catatan mampu hadir di minimal 4 Seminar yang akan diselenggarakan oleh departemen Keilmuan PPI Aachen.